L I N K

    DOWNLOAD

    LINK FAKULTAS

 

 
diupload oleh faperta pada 2019-05-22 00:49:59
yaitu proses yang terjadi di dalam studi atau ilmu formal untuk memperkirakan dampak dari suatu lingkungan. Atau rencana kegiatan dan aktivitas yang berasal dari proyek yang memiliki tujuan yaitu memastikan adanya suatu masalah pada dampak lingkungan yang dianalisis sebagai pertimbangan keputusan. Lingkungan biasanya menjadi masalah yang paling banyak dibahas atau masalah yang paling banyak dibenahi oleh banyak orang, atau oleh sekelompok orang. Maka dengan adanya amdal atau analisis mengenai dampak di suatu lingkungan, masalah yang ada di dalam lingkungan dapat diatasi dengan baik. Bahkan dicari solusinya yang tepat, dan mencegah agar dampak buruk tidak terulang lagi. Pengertian amdal menurut PP no 27 tahun 1999, yaitu suatu kajian mengenai dampak yang telah ditimbulkan oleh lingkungan. Serta menjadi hal yang penting dalam pengambilan suatu keputusan atau dari kegiatan yang telah direncanakan di lingkungan hidup. Selain itu diperlukan juga proses pengambilan suatu keputusan tentang penyelenggaraan jenis usaha atau kegiatan. Amdal merupakan suatu analisis yang meliputi beragam faktor seperti misalnya fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi, dan juga sosial budaya yang menyeluruh. Pengertian lain dari amdal adalah proses suatu pengkajian yang digunakan untuk memperkirakan dampak, yang terjadi di lingkungan hidup dari suatu kegiatan atau proyek yang sudah dilakukan atau sudah direncanakan.
diupload oleh faperta pada 2019-05-22 00:14:15
Peleburan kegiatan ini sebagai upaya lebih komprehensif dari pemerintah dalam melakukan rehabilitasi lahan, yaitu dengan mengembalikan kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS), khususnya memulihkan kerusakan yang banyak terjadi di Daerah Tangkapan Air (DTA) atau bagian hulu sebuah DAS. Banyak bagian hulu DAS berupa lahan kritis atau tidak tertutup vegetasi akibat perilaku manusia seperti penebangan pohon ilegal atau penggunaan lereng-lereng bukit untuk kegiatan pertanian semusim. Hal ini menyebabkan fungsi hidrologi DAS, yaitu kemampuan menyerap dan menyimpan dan mengalirkan air menjadi menurun, sehingga bencana hidrologis seperti tanah longsor, banjir dan kekeringan yang merugikan masyarakat dapat lebih mudah terjadi. "Indikator dari sebuah DAS yang sehat ialah, tersedianya air dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk berbagai keperluan, terjaganya kesuburan tanah dan produktifitas lahan, serta berkurangnya bencana-bencana hidrologis seperti banjir, tanah longsor dan kekeringan. Semua ini adalah prasyarat untuk masyarakat yang sejahtera. Oleh karenanya bila DAS sehat, maka masyarakat yang hidup di DAS tersebut akan sejahtera," Peran manusia sangat vital dalam menjaga DAS tetap sehat dan berfungsi baik. Hal ini karena rusaknya DAS dominan disebabkan akibat perilaku buruk manusia terhadap alam. DAS merupakan wadah atau ekosistem dimana seluruh aktifitas manusia berada dengan segala dinamikanya. Masyarakat harus memperhatikan intervensi-intervensi yang manusia lakukan terhadap alam khususnya DAS, agar kesetimbangan sistem ekologis yang ada tetap terjaga. Setiap tahun akibat bencana hidroorologis yang terjadi menyebabkan petani merugi karena gagal panen, jatuhnya korban jiwa, rusaknya infrastruktur, kerugian finansial hingga ratusan milyar rupiah, dan bahkan menjadi penyebab penurunan kenyamanan dan kualitas hidup manusia yang tentunya bisa berdampak jangka panjang bagi kualitas generasi manusia Indonesia kedepan. Kesehatan DAS harus dijaga dengan perspektif yang lebih luas yaitu pengelolaan DAS secara terpadu. Tidak hanya cukup dengan menanam pohon saja, namun juga harus memastikan terbentuknya tutupan vegetasi hutan terutama pada DTA atau wilayah hulu sebuah DAS. Selain itu pembangunan-pembangunan sarana fisik pencegah erosi-sedimentasi juga harus terus diperbanyak. Faktor lain yang sangat penting untuk menunjang keberhasilan pemulihan DAS adalah keterlibatan multipihak dan kekompakan antar stakeholder yang terkait dengan pengelolaan DAS. Paling penting dalam Pemulihan DAS adalah bagaimana melibatkan multipihak dan pemanfaatan teknologi, dan bagaiman itu bisa kita monitor dengan baik. Dulu untuk rehabilitasi lahan hanya fokus pada kegiatan menanam, sekarang reorientasi menjadi kegiatan pemulihan DAS, kegiatan menanam pohon tetap ada, namun menjadi bagian dari upaya lebih besar yaitu di pemulihan DAS.
diupload oleh faperta pada 2019-05-15 01:25:26
Pada hari Selasa, 14 Mei 2019 telah di lakukan rapat di ruang rapat senat Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Rapat yang dilakukan tersebut terkait tentang implementasi ISO 9001:2015 dan sekaligus Prof. Dr. Ir. M. Tufaila, MP, selaku Dekan Pertanian UHO mengumumkan tentang keberhasilan Fakultas Pertanian sertifikat sertifikat KAN. Menurut beliau keberhasilan tersebut memberikan implikasi besar baik bagi fakultas maupun bagi mahasiswa Fakultas Pertanian. Semoga dengan sertifikat KAN tersebut fakultas Pertanian dapat memberikan kualitas TERBAIK kepada semua pihak yang terkait dengan pelayanan.
diupload oleh faperta pada 2019-05-07 23:07:59
Berbagai permasalahan yang ada menjadi perhatian berbagai pihak untuk ikut berkontribusi dalam membangun pertanian Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Sulawesi Tenggara yang umumnya memiliki permukaan tanah yang bergunung, bergelombang berbukit-bukit. Diantara gunung dan bukit-bukit, terbentang dataran-dataran yang merupakan daerah potensial untuk pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, dengan kondisi geografis perdesaan, pesisir dan pulau-pulau kecil ini memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan produksi pangan tersebut baik ditingkat lokal, nasional, bahkan global. Untuk itu, Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia (FOKUSHIMITI) dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (HIMAILTA FP UHO) memiliki keinginan untuk ikut berkontribusi mengatasi persoalan pangan yang ada baik di Indonesia maupun Sulawesi Tenggara dengan mengendepankan aspek kontribusi keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat pada daerah tertinggal, perdesaan, pesisir dan pulau-pulau kecil melalui kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Ilmu Tanah Nasional (PLIMITANAS).
diupload oleh faperta pada 2019-02-24 22:26:38
Rapat Koordinasi Hasil Audit Internal ISO 17025 di Lab Ilmu Tanah
 
Index Berita

    AGENDA

    PENGUMUMAN

 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
 
Copyright © 2015 UPT. Teknologi Informasi dan Komunikasi
Universitas Halu Oleo, Kendari
Indonesia 93231