diupload oleh faperta pada 2019-05-07 23:07:59
Berbagai permasalahan yang ada menjadi perhatian berbagai pihak untuk ikut berkontribusi dalam membangun pertanian Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Sulawesi Tenggara yang umumnya memiliki permukaan tanah yang bergunung, bergelombang berbukit-bukit. Diantara gunung dan bukit-bukit, terbentang dataran-dataran yang merupakan daerah potensial untuk pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, dengan kondisi geografis perdesaan, pesisir dan pulau-pulau kecil ini memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan produksi pangan tersebut baik ditingkat lokal, nasional, bahkan global. Untuk itu, Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia (FOKUSHIMITI) dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (HIMAILTA FP UHO) memiliki keinginan untuk ikut berkontribusi mengatasi persoalan pangan yang ada baik di Indonesia maupun Sulawesi Tenggara dengan mengendepankan aspek kontribusi keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat pada daerah tertinggal, perdesaan, pesisir dan pulau-pulau kecil melalui kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Ilmu Tanah Nasional (PLIMITANAS). Pekan Ilmiah Mahasiswa Ilmu Tanah Nasional (PILMITANAS) yang diselenggarakan oleh seluruh mahasiswa Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo melalui HIMAILTA FP UHO merupakan agenda tahunan Badan Eksekutif Pusat Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia (BEP FOKUSHIMITI) periode 2017-2019. Pekan Ilmiah Mahasiswa Ilmu Tanah Nasional (PILMITANAS) yang dilaksanakan pada periode 2017-2019 fokus pada persoalan pangan dan permasalahan lahan baik ditingkat nasional maupun daerah untuk mewujudkan cita-cita bangsa sebagai lumbung pangan dunia dengan mengangkat tema “Optimalisasi Penggunaan Lahan Pedesaan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil serta Peran Ilmu Tanah dalam Mendukung Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia”. Adapun Aneka dan Variasi Kegiatannya adalah sebagai berikut: 1. Seminar Nasional - Seminar nasional ini dilaksanakan pada hari senin tanggal 29 April 2019 bertempat di auditorium Universitas Halu Oleo. Yang bertemakan ”Peran Ilmu Tanah dalam Mengelola Lahan-Lahan yang Terdegradasi di Wilayah Pedesaan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dalam Mendukung Sistem Pertanian Berkelanjutan”. 2. Olimpiade Ilmu Tanah a. Lomba Kontes Penjurian Tanah (Soil Judging Contest), Sebagai mahasiswa ilmu tanah, deskripsi profil tanah merupakan kemampuan yang sudah pasti harus dimiliki, sebab akan terkait beberapa aspek lainnya. Dengan cara mendeskripsikan suatu profil tanah bertujuan untuk menentukan sifat fisik, kimia dan biologi tanah serta pengklasifikasiannya guna dalam penentuan arah rekomendasi suatu lahan pertanian berkelanjutan.Tema : Karakteristik Lahan Sulawesi Tenggara Lokasi : Kebun Raya Universitas Halu Oleo b. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Berupaya merangsang kreatifitas serta inovatif peserta terhadap masalah terkait dan tantangan masa depan yang diharapkan dapat membantu dan memberikan respon positif kepadamasyarakat melalui karya yang telah dibuat. Tema : Mengoptimalkan Sumber Daya Lahan Terdegradasi dalam Pengembangan Pertanian Berkelanjutan. Lokasi : Aula Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. c. Lomba Cerdas Cermat (LCC), Setiap mahasiswa memiliki kemampuan dan keahliannya masing-masing, ada beberapa hal yang memfaktorinya mulai dari fasilitas, tenaga pengajar, dan bahan rujukan untuk bacaan.lomba cerdas cermat tidak hanya bertujuan menguji kemampuan mahasiswa tapi juga membuka wawasan mahasiswa mengenai lahan pertanian dan tanah berdasarkan fungsinya sebagai media tumbuh tanaman. Tema : Wawasan Keilmu-tanahan Lokasi: Aula Kebun Raya Kendari d. Lomba Film Pendek Film pendek merupakan salah satu media yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat melalui cara yang menyenangkan dan dapat dinikmati semua elemen masyarakat. ditengah krisis pengalihan alih fungsi lahan pertanian dan segala macam upaya yang dilakukan untuk mempertahankan lahan pertanian tersebut. maka diharapkan dari karya film pendek akan menyadarkan masyarakat akan dampak pengaliahan alih fungsi pertanian. Tema : Pentingnya Lahan Pertanian Untuk Menyukseskan Misi Bangsa Sebagai Lumbung Pangan Dunia Lokasi : Aula Kebun Raya Kendari e. Lomba Soil Poster Ilmiah Poster sebagai salah satu sarana/media penyaluran seni/aspirasi yang ilmiah menjadi pilihan lomba yang cukup atraktif memberikan manfaat dalam peningkatan kreativitas mahasiswa yang mengikuti lomba di PILMITANAS BUMI ANOA 2019. Kali ini dengan Tema yang di harapkan dapat menjadi solusi permasalahan yang ada di Sulawesi Tenggara. Tema : Pengelolaan Lahan Terdegradasi dalam Mendukung Sistem Pertanian Berkelanjutan Lokasi : Kebun Raya Kendari 3. Field Trip Field trip bertujuan untuk memperkenalkan dan lebih mengetahui destinasi pariwisata di Kendari (Pulau Bokori)

Informasi lain:

 
Copyright © 2012 Unit Teknologi Informasi FMIPA
Universitas Haluoleo, Kendari
Indonesia 93231